Waahh... Kompetisi Apartemen Sewa Makin Ketat!

Jumat, 5 Oktober 2012 | 12:34 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kompetisi pasar apartemen sewa diperkirakan semakin ketat karena suplai yang terus meningkat. Pasokan apartemen sewa hingga triwulan III-2012 didominasi oleh kondominium.

Demikian paparan Konsultan Properti Cushman & Wakefield, di Jakarta, Kamis (3/10/2012) kemarin. Apartemen sewa mencakup kondominium sewa, apartemen berservis (serviced apartment), dan apartemen khusus sewa. Saat ini, profil penghuni warga negara Indonesia masih mendominasi, yakni 54 persen, dan selebihnya warga negara asing.

Managing Director Tenant Strategies & Solutions David Cheadle mengemukakan, pembelian kondominium didominasi oleh unit prakomitmen (presales) unit. Sekitar 60 persen pembeli kondominium adalah investor yang berniat menjual kembali atau menyewakan unit hunian.

"Pertumbuhan pasokan unit baru yang semakin banyak mendorong kompetisi dalam pasar apartemen sewa kian ketat," ujar David.

Hingga triwulan III-2012, permintaan kumulatif apartemen sewa di Jakarta dan sekitarnya tercatat 29.660 unit atau naik 12,4 persen dibandingkan dengan periode sama tahun lalu. Pasokan mencapai 47.125 unit atau naik 5,6 persen dibandingkan dengan triwulan II-2012 dan naik 14,3 persen dibandingkan dengan periode sama tahun lalu. Pasokan terbanyak terjadi pada kondominium sewa, yakni 40.874 unit, yang disebabkan penambahan pasokan pada triwulan III-2012 sebanyak 2.545 unit.

Sementara itu, pasokan apartemen khusus sewa pada triwulan III-2012 naik 0,4 persen dibandingkan dengan triwulan lalu sehingga secara kumulatif menjadi 2.220 unit. Sebaliknya, pasokan apartemen servis turun 1,5 persen, yakni dari 4.093 unit menjadi 4.031 unit.

"Jumlah unit baru kondominium sewa akan terus bertambah seiring selesainya pembangunan kondominium pada triwulan mendatang," ujar Head of Research & Advisory, Arief Rahardjo.

Tingkat penjualan kondominium pada triwulan III-2012 mencapai 95 persen. Hal ini mendorong harga kondominium terus naik. Namun, kondominium yang sudah terbeli banyak dilepas untuk pasar sewa sehingga menekan harga sewa.

Adapun harga sewa kondominium turun 0,1 persen dibandingkan dengan triwulan lalu jadi 15,64 dollar AS per meter persegi. Harga sewa apartemen servis naik 0,16 persen jadi 24,68 dollar AS per meter persegi dan apartemen khusus sewa naik 0,13 persen jadi 17,6 dollar AS per meter persegi.

Tingkat hunian

Penambahan pasokan apartemen sewa turut memicu penurunan tingkat hunian, yakni jadi 62,94 persen atau turun 1,7 persen dibandingkan dengan tahun lalu. Penurunan terbesar pada subsektor kondominium sewa.

Tingkat hunian kondominium sewa adalah 59,9 persen atau turun 3,3 persen dibandingkan dengan triwulan II-2012 atau turun 2,7 persen dibandingkan dengan tahun lalu. Harga kondominium sewa turun 0,1 persen atau menjadi 15,64 dollar AS per meter persegi. (LKT)

Sumber : Kompas Cetak
Editor :  Latief

Sewa Apartemen Jakarta
Tingkat penjualan kondominium pada triwulan III-2012 mencapai 95 persen. Hal ini mendorong harga kondominium terus naik.


Sumber : http://properti.kompas.com/read/2012/10/05/12340216/Waahh.Kompetisi.Apartemen.Sewa.Makin.Ketat?utm_source=WP&utm_medium=box&utm_campaign=Kknwp