Bangun Apartemen, Sentosa Siapkan Investasi US$ 150 Juta

Dana tersebut dipersiapkan untuk pembangunan proyek apartemen di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat.
Sentosa Worldwide bersiap menggarap proyek apartemen dengan anggaran investasi sekitar US$ 150 juta pada 2013.
Proyek enam menara apartemen itu terbagi atas empat menara apartemen hak milik dan dua menara untuk apartemen sewa.
"Kami akan menggarap proyek apartemen dengan konsep hunian senyaman tempat liburan di tengah kota Jakarta," jelas Saxon Looker, pendiri Sentosa Worldwide di Canggu, Bali, akhir pekan lalu.
Dia optimistis, pasar apartemen di Jakarta bakal terus bertumbuh. Permintaan hunian berkelas di tengah kota terdongkrak karena pertumbuhan daya beli dan kebutuhan akses ke pusat aktivitas bisnis.
"Indonesia masih terus bertumbuh, Jakarta menjadi salah satu pusat properti yang bagus di kancah internasional," tambah Saxon.
Khusus untuk Cempaka Putih, Jakarta Pusat, bagi Saxon, lokasinya cukup bagus untuk investasi properti. Wilayah tersebut bakal terus menggeliat pada masa mendatang.
Menurut dia, proyek yang menyediakan 600-an unit apartemen tersebut, bakal dibiayai dari kas internal, perbankan, dan dana dari pembeli (pre-sales).
"Nilai investasi kami rencananya sekitar US$ 150 juta, sebagian didukung oleh Bank CIMB Niaga," jelas dia.
Proyek apartemen tersebut didesain oleh arsitek asal Italia, Giacomo Passera. Menurut sang arsitek, setiap apartemen dibuat merupakan wujud dari berpadunya desain Italia dengan material lokal dari Indonesia yang berkualitas.
Giacomo Passera merupakan arsitek asal Italia yang mendapatkan banyak apresiasi atas karyanya. Bukan hanya di negaranya, namun juga di Amerika Serikat, China, Rusia, Kanada.
Sedangkan mitra untuk pembangunan proyek apartemen Sentosa Worldwide di Cempaka Putih, adalah PT Bahama Development. Hingga kini belum diperoleh informasi, berapa nilai investasi yang bakal digelontorkan Bahama untuk proyek seluas 2,7 hektare tersebut.
"Nilainya masih dihitung," kata Rachmat Sutajaya, Deputy Finance Director PT Bahama Development, akhir pekan lalu.
Proyek sebanyak 678 unit apartemen itu, rencananya mulai dibangun pada semester kedua tahun 2013.
Sementara itu, proyek properti kerja sama Sentosa Worldwide dengan Bahama Group di Canggu, Bali, bakal dioperasikan secara penuh pada Agustus 2013.
Saat ini, proyek apar temen, hotel, dan restoran senilai US$ 70 juta tersebut, sudah terjual lebih dari 50%.
Mayoritas pembeli unit-unit apartemen Sea Sentosa adalah warga negara asing. Kawasan resor tersebut bakal beroperasi penuh pada Agustus 2012.
Pembeli berasal dari dari Eropa seperti dari Prancis dan Spanyol. Lalu dari Australia dan juga dari Indonesia.
Menurut Ian Duffell, Chief Executive Officer (CEO) Sentosa Worldwide Resorts, pihaknya optimistis apartemen yang tersedia bakal ludes diborong konsumen.
Permintaan atas unit-unit apartemen di kawasan itu cukup tinggi. Padahal, harga yang dibanderol berkisar US$ 600 ribu hingga US$ 3 juta per unit.
"Mereka membeli untuk investasi. Tipe penthouse yang seharga US$ 3 juta, tingkat pengembalian investasinya sekitar 6% per tahun," kata dia.

Penulis: ID/Edo Rusyanto/Feriawan Hidayat

sewa apartemen jakarta

Sumber : http://www.beritasatu.com/hunian/69733-tarif-sewa-kantor-dan-apartemen-di-jakarta-melejit.html